
Google play store sangat menawarkan begitu banyak aplikasi yang cukup
menarik dan gratis diunduh. Namun, berhati-hatilah karena pada Google play
store ini dipenuhi dengan aplikasi yang mengacu pada penipuan ataupun malware. Berita terbaru tentang aplikasi Google play ini
adalah tentang aplikasi yang baru saja dikeluarkan oleh google yang merupakan
aplikasi terbaik berbayar berupa aplikasi penipuan. Terdapat virus Shield yang
menyerang aplikasi tersebut dan berhasil menduduki posisi paling atas dalam deretan
aplikasi yang diunduh. Aplikasi penipuan yang telah bertahan selama kurang
lebih satu minggu di Google Play ini diungkapkan oleh Appbrain. Hebatnya dalam
jangka waktu seminggu, aplikasi berbayar tersebut telah diunduh mencapai lebih
dari sepuluh ribu kali. Developer bernama Deviant Solutions lah yang telah
memasang aplikasi tersebut di google play. Sekali unduh, pengguna diharuskan
membayar sekitar 3.99 USD atau setara dengan 45 ribu rupiah.
Perlu anda ketahui bahwa sebenarnya aplikasi yang menduduki peringkat
teratas tersebut bukanlah aplikasi yang berguna dan tidak memberikan manfaat
apapun. AndroidPolice mengatakan bahwa developer aplikasi tersebut telah
dicekal pada situs lain karena adanya kasus penipuan. Sebagai tindakan dan
respons cepat, Google Play pun langsung menghapus aplikasi penipuan tersebut
dan dampaknya sudah banyak pengguna ponsel pintar android yang telah tertipu.
Aplikasi penipuan tersebut sengaja dirancang untuk mencuri pulsa para
penggunanya. Berita terbaru tentang aplikasi Google
Play tersebut telah banyak diketahui karena dengan cepat menyebar di
kalangan pengguan smartphone android. Kabarnya hingga kini sudah ada lebih dari
300 ribu pengguna ponsel pintar dan tablet yang terserang virus pada aplikasi
pencuri pulsa tersebut. Kabar tersebut diungkapkan langsung oleh Panda Labs.
Menurut tim peneliti dari Panda Security, ancaman baru bisa menginfeksi
hingga1,2 juta pengguna hingga akhir tahun nanti. Aplikasi pencurian pulsa
tersebut bekerja dengan car memberikan izin palsu dan tanpa diketahui program
tersebut akan mendaftarkan secara langsung nomor pengguna ke sebuah layanan
kelas atas yang telah ditentukan oleh sang developer.
Di
samping adanya kabar mengenai aplikasi penipuan tersebut, ada berita terbaru tentang aplikasi Google Play
lainnya yang cukup menarik untuk diketahui adalah game Flappy Bird yang kini
telah dihapus dari deretan aplikasi google play. Flappy bird menjadi salah satu
aplikasi permainan yang grtasi dan paling banyak diunduh. Sebanyak 239.618
pengguna telah mengunduh aplikasi ini dengan memberikan empat bintang. Game
besutan pengembang dotGears ini juga termasuk dalam peringkat tiga besar
aplikasi yang paling banyak diunduh. DotGears merupakan pengembang asal Vietnam
yang merancang game Flappy Bird tersebut. Namun, sayangnya aplikasi terunggul
dan berada di deretan atas ini sudah dihapus oleh pihak pengembang dengan
alasan yang kurang jelas. Tetapi, pihak penegembang telah menyiapkan game
dengan genre serupa seperti smashing kitty, ninja assault, dan juga shuriken block.

Tulis Komentar Kamu dibawah, pilih Name/URL atau pilih Anonymous.
0 Komentar untuk "Berita Terbaru tentang Aplikasi Google Play yang Merupakan Sebuah Aplikasi Penipuan"Post a Comment